Gundala si putra petir, yang akan ditayangkan di bioskop Indonesia pada 29 Agustus 2019 ini merupakan superhero asal Indonesia yang diadaptasi dari buku yang berjudul sama “Gundala” yang ditulis oleh Harya Suraminata pada tahun 1969 ini disutradarai oleh Joko Anwar, salah satu sutradara kebangaan Indonesia yang berhasil menelurkan film-film berkualitas. Menariknya Gundala ini berhasil menembus festival film mancanegara di Toronto International Film Festival (TIFF). Film superhero asli Indonesia ini pun rencananya akan memiliki dunia atau universe sendiri layaknya marvel dan DC.
Bumilangit Cinematic Universe (BLCU)
Indonesia yang pertama kali akan memiliki universe superhero sendiri telah di resmikan pada tahun akan diperankan oleh artis-artis muda papan atas, proyek ambisius ini akan di jalankan oleh sutradara Joko Anwar dengan nama Bumilangit Cinematic Universe (BLCU). Superhero yang sebenarnya sudah ada dari dahulu kala ini baru dibuat lagi ke layar lebar sekarang ini sudah disiapkan timeline nya yang akan dibuat dalam beberapa tahun ke depan dengan Gundala sebagai awal mula Bumilangit Cinematic Universe. Dalam Universe ini akan terdapat 19 superhero asli Indonesia dengan pemeran yang sudah pasti Anda kenal seperti Gundala oleh Abimana Aryasatya, Tira oleh Chelsea Islan, Ghodam oleh Chicco Jerikho, Merpati oleh Tara Basro, Cempaka oleh Vanesha Prescilia, Mustika sang kolektor oleh Tatjana Saphira, Virgo oleh Zara JKT48, Aquanus oleh Nicholas Saputra, Dewi Api oleh Dian Sastrowardoyo dan masih banyak lagi, dengan lini pemain yang tentu saja sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia akan sangat menarik ditunggu dan diharapkan bisa menyaingi Marvel Universe atau DC Universe.
Dalam Gundala yang skenarionya ditulis langsung oleh Joko Anwar ini sudah mempersiapkan 4 karakter besar di film Gundala ini yaitu Sancaka oleh Abimana Aryasatya, Wulan yang diperankan Tara Basro atau Merpati kemudian ada Pengkor yang dimainkan oleh Bront Palarae serta Muzakki Ramdhan yang akan memerankan Sancaka kecil.
Gundala dan Toronto International Film Festival
Menurut pengakuan Joko Anwar, Gundala yang memiliki genre Laga, Thriller, Horror dan fantasi ini tidak menargetkan untuk tampil di festival apapun apalagi festival mancanegara namun cerita berkata sebaliknya, perwakilan Toronto International Film Festival (TIFF) ternyata menonton trailer dari Gundala di Youtube dan kemudian langsung menghubungi Joko Anwar untuk tampil di sesi Midnight Madness. Di dalam kategori Midnight Madness ini, Gundala akan tampil bersama dengan film lain seperti Color Out of Space yang diarahkan oleh Richard Stanley, First Love oleh Takashi Miike, Blood Quantum oleh Jeff Barnaby dan Saint Maud yang diarahkan oleh Rose Glass. dengan Joko Anwar pun meluruskan gosip yang beredar dimana Gundala head to head langsung dengan film Joker terbaru yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix, padahal faktanya Gundala ini termasuk ke dalam kategori Gala Presentations yang biasanya memutarkan film yang dibintangi oleh aktor atau aktris top mancanegara.
Toronto International Film Festival yang diadakan pertama kali pada 2009 silam sudah memasuki edisi ke-44 pada tahun ini akan berlangsung pada tanggal 5 sampai 15 September tahun ini. Bagi Joko Anwar sendiri Gundala merupakan film ke-3 nya yang berhasil tayang di kompetisi tahunan ini, film Joko Anwar yang lain adalah A Mother’s Love masuk dalam kategori Prime Time dan A Copy of My Mind yang masuk dalam kategori Contemporary World Cinema.
So guys, demi mendukung perfilman tanah air yang sedang berkembang ini, jangan lewatkan yah film ini di bioskop-bioskop sekitar kalian.