Hal-hal yang harus ketahui sebelum membeli Nintendo Switch Lite

Teknologi

Sejarah Nintendo
Buat generasi milenial, siapa yang tidak mengenal Nintendo, bersama dengan Sega merupakan 2
konsol yang sangat digemari pada masanya. Mengeluarkan game-game yang sangat digilai oleh anak
muda pada zamannya. Nintendo dengan mario bros, legend of zelda dan masih banyak lagi.
Sedangkan sega dengan ikon nya yaitu Sonic the hedgehog dan permainan 1 vs 1 Mortal Kombat.
Nintendo sendiri merupakan perusahaan yang lahir di Kyoto, Jepang pada 23 September 1889,
Fusajiro Yamauchi sang founder Nintendo pada awalnya menciptakan kartu permainan bernama
hanafuda yang sangat populer pada waktu itu, kemudian Nintendo mencoba beberapa diversifikasi
bisnis lain seperti perusahaan taksi dan penginapan bahkan Nintendo juga pernah mengeluarkan
sereal dengan rasa Super Mario Bros dan Legend of Zelda. Barulah pada beberapa tahun kemudian,
Nintendo merambah ke permainan video game hingga saat ini dengan pesaing nya Sony
(Playstation) dan Microsoft (Xbox). Kesuksesan pertama Nintendo dalam dunia game adalah Color
TV Games, yang pada saat itu berkolaborasi dengan Mitsubishi Electronics.
Founder Nintendo Fusajiro Yamauchi yang sudah meninggal pada 2013 silam ini pun memiliki saham
salah satu tim baseball di Major League Baseball, Seattle Mariners dikarenakan kantor Nintendo
yang terletak di Amerika Serikat, Seattle. Nintendo pun menjadi pemegang saham mayoritas, dan
uniknya, Fusajiro tidak pernah menonton tim Seattle Mariners hingga dia tutup usia.
Nintendo Switch Lite
Dengan merilis beberapa konsol untuk bersaing dengan kompetitornya, mulai dari Nintendo, Super
Nintendo, hingga sekarang nintendo pun berkompetisi di konsol handheld, Nintendo switch.
Kemudian baru-baru ini Nintendo merilis penerus Nintendo Switch generasi pertama yaitu Switch
Lite, dengan harga lebih terjangkau, Nintendo menyebutkan Lite ini dapat memainkan seluruh
permainan Switch, karenanya, pengguna Switch Lite yang mencoba membeli game dalam bentuk
digital tapi secara otomatis diperingatkan apabila tidak bisa dimainkan di handheld. Tersedia juga
Cross device platform yang di konfirmasi sendiri oleh Doug Bowser, Presiden Nintendo di Amerika
Serikat, diapun mengatakan data di switch dan switch lite bisa digunakan di kedua konsol tersebut.

Dengan resolusi layar yang sama 720 pixel, Nintendo Switch Lite memiliki layar sentuh berukuran 5,5
inch, lebih kecil dari versi Switch generasi pertama dengan ukuran 6,2 inci. Bobot konsol portabel ini
juga jauh lebih ringan dari Switch generasi pertama, yakni sekitar 0,2 kg. Daya tahan baterai pun
ditingkatkan dan tahan lebih lama dari generasi sebelumnya.
Kemudian yang unik dari Lite ini adalah Joycon yang menyatu dengan handheld, tidak bisa dibongkar
pasang. Konsol yang meyerupai Playstation portabel ini hadir dengan 3 warna yaitu Torquise, Gray
dan Yellow dan akan dibanderol 199 US Dollar atau sekitar 2,8 Juta Rupiah. Rencananya Nintendo
akan merilis handheld ini pada September mendatang.
Yang menarik dari berita mengenai Nintendo Switch Lite, saat mengumumkan akan meluncurkan
handheld generasi kedua ini, saham Nintendo pun melesat tinggi sampai 4 persen yang menjadi nilai
tertinggi dalam 9 bulan terakhir. Sekarang nilai saham Nintendo pun menjadi 386,5 US Dollar per
lembar sahamnya.
Gimana guys, setelah dibahas semua kelebihan Switch Lite ini, apakah kalian berniat untuk
menambah koleksi konsol Anda atau akan Anda lewatkan game yang khusus untuk Nintendo seperti
Legend of Zelda atau Super Mario Bros? Yuk mulai nabung supaya bisa langsung beli konsolnya pada
20 September 2019!.