Rich Brian yang lahir pada 3 September 1999 ini berasal dari Indonesia dan memiliki campuran tionghoa dan manado telah menjadi rapper yang sukses di Amerika Serikat dibawah nauangan label 88Rising ini. Terinspirasi dari Macklemore, Tyler, Childish Gambino, The Creator dan 2 Chainz, pemuda berusia 19 tahun ini belajar bahasa inggris hanya dengan menonton Youtube.
The Sailor album teranyar dari Rich Brian ini merupakan album kedua setelah “Amen” yang menjadi album perdana dari Brian “Rich Nigga” ini. Rapper yang mengawali suksesnya dari Youtube ini merilis single pertamanya dengan judul Living The Dream pada 2015 lalu dengan DJ Smokey sebagai produsernya. Kemudian dilanjutkan Dat Stick yang membuat namanya melambung tinggi dan dunia mulai mengakui talenta Rich Brian. Dalam debutnya di Dat Stick, Rich Brian berkolaborasi dengan para rapper kenamaan dari Amerika Serikat seperti Desiigner, 21 Savage, Ghostfae Killah, Tony Lanez dan MadeinTYO. Dat Stick pun berhasil menempati peringkat keempat dalam tangga lagu Bubbling Under R&B / HipHop Singles.
Menurut Rich Brian, Album The Sailor ini menceritakan sebagian masa hidupnya, dimana seorang rapper yang lahir melalui internet dan Youtube serta perjalanannya sehingga beranjak dewasa. The Sailor yang diproduseri oleh Rich Brian sendiri dan dibantu juga oleh 1Mind, Bekon & The Donuts dan Frank Dukes ini didistribusikan secara ekslusif oleh 88Rising dan 12Tone. Album yang diprediksi akan sukses di pasar lagu rap ini memiliki dua lagu andalan yaitu Kids dan Yellow yang sudah diputar sebanyak 25 juta kali di semua platform streaming online.
Dalam proses peluncuran albumnya, The Sailor, Rich Brian pun merilis film pendek dengan judul yang sama. Film pendek yang di sutradarai oleh Sing J.Lee ini berdurasi 15 menit, sutradara yang juga terlibat dalam video klip “Kids” ini juga mengatakan bahwa dalam film pendek ini menggambarkan Rich yang berhasil menciptakan Rumah bagi mimpinya. produksi yang dilakukan di Jakarta ini di dukung oleh Mamag Studios yang memiliki jam terbang tinggi dengan klien dengan brand terkenal seperti Adidas, Google, New York Times dan Spotify.
Film pendek yang bercerita tentang “Rumah” ini memiliki filosofi sendiri bagi Rich Brian, dimana menurutnya rumah akan tetap ada dimanapun selama ada cinta di dalamnya, apalagi bagi dia yang dianggap imigran, rumah pun akan menjadi pertanyaan bagi orang sekitar. Ide yang digambarkan pun seperti metafora dirinya yang seorang imigran ke Amerika Serikat demi kehidupan yang jauh lebih baik sehingga kesuksesan dirinya sekarang dan juga sebagai inspirasi bagi anak muda untuk tidak menyerah menggapai mimpi nya. Film pendek ini pun akan dipertontonkan ke publik di Jakarta tepatnya di Gedung Gambar pada 8 sampai 10 Agustus pukul 10.00 sampai dengan 17.00. Pameran yang dibuka untuk publik dan semua kalangan ini gratis alias tidak dipungut biaya sepeserpun.
Bertemu Presiden Indonesia Joko Widodo
Rich Brian sempat menghiasi media di Indonesia saat dirinya diundang ke Istana Negara pada 7 Juli bulan lalu, dimana seorang mantan dubes Amerika Serikat yang menyatakan bahwa Rich tidak pantas menjadi contoh karena sering memberikan pengaruh buruk dengan berkata kasar namun Rich pun tetap bertemu presiden Jokowi dan dia pun memutar lagu Kids untuk di dengar oleh Presiden Joko Widodo sebelum lagu tersebut dirilis untuk publik. Rich Brian pun berkolaborasi dengan Go-Jek dengan marketing yang unik dimana Rich nge-tweet rindu akan makanan Indonesia, kemudian Go-Jek pun menawarkan akan mengirimkan makanan ke rumah Rich Brian biarpun dia sudah berada di Amerika Serikat.